Sinopsis It’s Okay Daddy’s Girl Episode 2-3

Ayah membela Chae-ryung dari calon penyerangnya, Deok-ki. Dan Deok-ki pun mundur, tahu kalau keadaan ini tidak berjalan sesuai rencana. Tapi meski tahu hal itu, Deok-ki membertahankan sikapnya yang keras dan penuh dendam dan hinaan yang dia lontarkan pada Chae-ryung membuat ayah marah. Ayah memukul Deok-ki dan keduanya jatuh ke tanah, dengan Deok-ki kepalanya terkena benturan.

 

 

Tiga orang pria muda yang menolong ternyata adalah teman Deok-ki dan mereka menahan Deok-ki sampai polisi datang. Deok-ki tahu dirinya terjebak, tapi dia tetap mempertahankan sikap kerasnya. Ayah meminta polisi untuk membiarkan Deok-ki pergi tanpa memberikan tuntutan, tapi tidak sebelum ayah memberikan peringatan penuh kasih untuk jangan pernah lagi melakukan ini pada putrinya atau putrid orang lain. Karena Deok-ki adalah pria yang suatu hari nanti akan menjadi ayah, ayah memberikan Deok-ki kesempatan untuk menjalani hidup yang pantas.

 

 

Setelah dia pergi, Deok-ki bicara pada diri sendiri, bertanya-tanya kenapa dia harus mendengarkan ceramah orang tua dari orang asing, padahal orang tuanya sendiri tidak pernah memberikan ceramah seperti itu. Jong-seok kesal karena kesempatannya untuk muncul sebagai penyelamat hilang begitu saja, sebab dia sudah siap untuk muncul dan menyelamatkan Chae-ryung. Jong-seok sedang dalam suasana hati jelek saat dia bertemu Deok-ki malam itu, dan tidak bereaksi bagus ketika Deok-ki meminta uang lagi dan lagi dengan mengancam akan membawa masalah ini kehadapan umum.

 

 

Tapi hal itu tidak bisa dibandingkan dengan saat Deok-ki mengatakan kalau Chae-ryung lebih baik mendapatkan tas itu dari ayahnya sendiri dan Jong-seok lebih baik menyerah saja. Jong-seok bereaksi begitu mengerikan hingga Deok-ki pun ketakutan dan meminta maaf padanya.

 

 

Jong-seok memberikan tas itu pada Deok-ki dan memintanya untuk menutupi semua ancamannya pada Chae-ryung. Dia lalu memberikan sisa uangnya pada Deok-ki dengan cara yang paling merendahkan – Jong-seok melempar uang itu lalu menyuruh Deok-ki untuk memungutnya dari tanah. Ini menyedihkan dan Deok-ki menangis waktu dia memungut uang itu. Dan pada detik terakhir barulah Deok-ki sadar kalau Jong-seok sedang berkendara ke arahnya dengan kasar dan dia merangkak keluar jalan. Karena hal itu, Deok-ki terjatuh di tangga batu dengan kepala membentur tanah dengan keras.

 

 

Ternyata Deok-ki adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Anak pertama adalah Hyuk-ki (Choi Jin Hyuk) adalah mahasiswa hukum yang sekarang sedang menjalani wajib militer. Anak ketiga adalah Wook-ki (Donghae) mirip dengan kakak tertuanya dalam hal kebaikan hati dan kejujuran. Wook-ki kerja di banyak tempat dan meminta kakak keduanya yang salah jalan untuk mencari pekerjaan yang lebih layak.

 

 

Hyuk-ki yang menopang keluarga itu dan dengan seperlunya dia memperlakukan orang tuanya yang punya temperamen buruk dengan hormat yang mungkin tidak patut mereka dapatkan. Dia mencoba untuk tetap menjaga kedamaian dalam keluarganya dan mendukung mereka semua. Wook-ki yang naïf dan idealistic lebih mengikuti Hyuk-ki dan menjalankan tugas dalam keluarganya dengan baik selagi Hyuk-ki tugas militer. Tapi anak tengah Deok-ki malah termakan dendam – ini adalah hal yang mereka semua rasakan tapi ditahan tapi Deok-ki malah bersikap merusak.

 

Deok-ki mengeluhkan sakit kepala tapi dia malah mengabaikannya dengan berkata kalau dia mengalami kecelakaan kecil. Saudara2nya bertanya-tanya tentang tas desainer yang rusak dan uang yang ada di dalamnya, takut kalau2 Deok-ki sudah melakukan sesuatu yang illegal lagi. Akan tetapi, semuanya berubah menjadi buruk sebab sakit kepala itu malah membunuh Deok-ki.

 

Ayah dan Chae-ryung dibawa ke kantor polisi lagi untuk memberikan pernyataan. Mereka khawatir kalau kematian Deok-ki adalah akibat dorongan ayah, yang memukulkan kepala Deok-ki ke tembok. Benturan itu adalah benturan yang ringan dan tidak ada yang berpikir kalau benturan itu akan membuat Deok-ki meninggal. Tapi karena hal itu disebutkan dalah laporan polisi jadi mereka melakukan tindak lanjut dengan menanyai. Keluarga sangat khawatir pada ayah yang mungkin dituduh menghilangkan nyawa seseorang jika hasil otopsi menunjukkan kematian itu karena benturan di kepala.

 

 

Jong-seok kaget mendengar berita itu. Dia punya rencana untuk menutupi hal itu dan meminta bantuan orang tuanya. Orang tua Jong-seok menganggap kalau Jong-seok adalah orang gagal yang tidak baik tapi dia adalah satu2nya yang mereka punya, dan mereka pun mulai beraksi. Mereka mulai mengerjakan kasus itu dan bersiap-siap untuk melakukan cara yang bersih. Semuanya dimulai dengan saksi mata di kecelakaan mobil itu: teman Deok-ki, Byung-chun, yang tiba tepat waktu dan melihat luka Deok-ki.

 

 

Byung-chun merasa sedih atas kematian temannya tapi orang tua membuat Byung-chun diam dengan beberapa janji. Byung-chun punya catatan kejahatan di masa lalu dan bersikeras kalau dia tidak bersalah, yang dijanjikan ayah Jong-seok akan dibersihkan dari catatan Byung-chun. Ayah Park juga setuju pada permintaan Byung-chun kalau keluarga Deok-ki yang miskin akan mendapatkan pertolongan. Akan tetapi, ketika ayah bertanya tentang tas desainer yang Deok-ki ambil dari Jong-seok, Byung-chun berbohong dan mengatakan kalau Deok-ki sudah membuangnya.

 

 

Orang tua Jong-seok memang tidak etis tapi ketika mereka mendengar kalau Jong-seok mencoba menabrak Deok-ki dengan mobil, mereka jadi marah. Jong-seok mengatakan pada mereka kalau dia melakukan itu untuk membela diri, jadi mereka kaget pada dangkalnya moral anak mereka. Tapi Jong-seok meredakan kemarahan mereka dengan meminta maaf, dengan berkata kalau dia memikirkan orang tuanya, selalu – dia melakukan semua ini demi orang tuanya!

 

 

Wook-ki mengidentifikasi mayat kakaknya dan menangis di atas mayat itu. Tepat pada saat itulah ayah Chae-ryung masuk dan menunjukkan rasa sedihnya. Ayah berlutut di lantai dan menangis serta berkata kalau dia bisa kembali dan menukar nyawanya dengan Deok-ki, ayah mau melakukannya. Wook-ki kelihatannya tidak terlalu peduli pada ayah Chae-ryung dan malah mengucapkan selamat tinggal dengan rasa hormat.

 

 

Wook-ki membagi ceritanya dengan Hyuk-ku saat kakak pertama kembali lagi dari tugas militer setelah mendengar berita itu. Wook-ki mengatakan kalau Deok-ki mengeluhkan mengalami kecelakaan kecil, tapi tidak ada saksi di sekitar tempat kejadian jadi dia tidak bisa melakukan tuntutan hukum. Tapi dalam laporan polisi tidak ada kecelakaan tapi ada beberapa saksi. Ada sesuatu yang tidak cocok dan bertanya-tanya apabila pria tadi dijadikan kambing hitam dalam kecelakaan ini. Dia mencoba mencari tas desainer itu, yang mungkin bisa menjadi klu.

 

 

Sedangkan Hyuk-ki mencari ketiga saksi yang ada yang kebetulan salah satunya adalah teman baiknya. Ketiga pria itu (dimana Yeon-doo diperankan oleh Kang Min-hyuk dari CN Blue’s) ada dalam satu band dan sering main di bar, dengan cara itulah mereka bertemu pertama kali dengan Deok-ki.

 

 

Trio band itu juga merasa kalau situasinya aneh sebab yang mereka tahu Deok-ki bukan tipe pria yang suka melakukan kekerasan pada wanita. Yang dia pedulikan hanya uang. Jadi mereka bertanya-tanya apakah Deok-ki dibayar untuk melakukan ini, jadi ada lago yang terlibat dalam kasus ini. Tapi ketika Hyuk-ki dan ketiga kawannya mencoba mencari Byung-chun untuk mendapatkan info, mereka mendapati kalau Byung-chun sudah keluar dari pekerjaannya dan pindah.

 

Ayah mendapatkan masalah kembali saat teman CEO-nya secara tidak langsung meminta ayah untuk menulis surat pengunduran diri karena masalah kematian Deok-ki itu. Semua pegawai jelas mendukung ayah dan memintanya untuk bertahan tapi ayah sudah membersihkan mejanya dan pergi.

 

 

Secara kebetulan, Ae-ryung dan Chae-ryung membuatkan makan siang untuk ayah dan membawanya ke kantor tepat saat ayah berpamitan pada pegawai yang setia. Ae-ryung menahan rasa sakitnya sedangkan Chae-ryung meledak dan mendatangi CEO itu dengan berkata kalau semua ini tidak adil. Ayah dan Ae-ryung memegangi Chae-ryung dengan erat dan ini adalah adegan yang Hyuk-ki saksikan waktu dia berjalan memasuki gedung itu.

 

 

Tapi masalah paling berat muncul saat diumumkan kalau kematian Deok-ki adalah akibat luka di kepala. Yang artinya, ayah adalah pembunuh Deok-ki. Ayah dijadwalkan akan dibawa ke polisi dan bersiap-siap untuk menyerahkan diri. Ketika Ae-ryung dan Chae-ryung mendatangi ayah, ayah akhirnya pingsan karena tertekan.

Iklan

3 thoughts on “Sinopsis It’s Okay Daddy’s Girl Episode 2-3

  1. ada lanjutannya ga??? penasaran nih ma lanjutannya… klo baca ga tuntas brasa ada yang kurang……maaf ya rada maksa… tapi tolong dong dilanjutin sinopnya….. saya tau menulis itu tidak mudah dan tergantung pada mood juga…. tapi saya benar-benar penasaran dan sudah menunggu lama….please

  2. waktu dulu aku cuma nonton episode 1-nya aja dan ga tertarik.
    Setelah baca sinopsis episode 2 (dimana donghae – motivasi saya nonton drama ini – muncul) ternyata ceritanya lumayan seru juga 😄
    Nanti coba aku cari DVDnya. Hehe.
    gomawo buat sinopsisnya onnie 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s