Sehari Bareng Shin Min Ah

My Girlfriend is a Gumiho memang sudah berakhir. Tapi sihirnya belum juga berakhir. Semua aktor dan aktris yang terlibat di dalam serial yang satu itu bisa dibilang meninggalkan kesan yang sulit dilupakan. Apalagi Si Nenek Gumiho (lagi2 minjem istilahnya Dae-woong!). Berikut ini adalah petikan wawancara dengan aktris pemeran Mi-ho, Shin Min Ah. Enjoy!

Question (Q): Banyak orang bingung pada ending MGIAG: apa Mi-ho seorang manusia atau seekor rubah?
Shin Min Ah (Shin): Aku rasa penulisnya membiarkannya seperti itu sesuai rencana. Mi-ho belum menjadi manusia dan masih sebagai rubah dengan satu ekor yang tersisa. Nenek Samshin mewujudkan janjinya untuk membiarkan Mi-ho hidup di dunia ini jika dia menemukan cinta, jadi itulah dia, tetap memegang janjinya. Pada akhirnya Mi-ho adalah seekor rubah. Sebab dia punya satu ekor yang tersisa. Dia bukan gumiho, tapi il-miho (il artinya satu dalam bahasa Korea)!

Q: Apa ada kesulitan ketika syuting drama ini?
Shin: Aku harus banyak menangis pada akhirnya. Aku benar-benar tidak punya waktu buat tidur, atau membaca naskahku. Hong Sisters (penulis naskah MGIAG), sutradara, dan semua aktor ingin melakukan yang terbaik, jadi kami memfilmkan banyak adegan. Karena ada begitu banyak adegan emosional, kami sangat lelah, tapi kami sangat meresapi dalam mengekspresikan emosi kami hingga kami lupa tidur – begitu fokus-nya kami!

Q: Masyarakat mengatakan kalau ini adalah penemuan ulang mereka terhadap dirimu.
Shin: Aku rasa ada sangat sedikit harapan untukku. Lee Seung Gi mempersiapkan MGIAG selama beberapa waktu dan drama ini adalah proyek ambisius Hong Sisters. Jadi aku rasa ada banyak harapan untuk aktor utamanya dan penulis naskahnya. Karena itulah aku merasakan efek penuh reaksi hangat ini sekarang, dan aku sangat bersyukur. Aku rasa Hong Sisters menciptakan karakter tiga dimensi yang hebat untukku. Aku berterima kasih atas popularitas dan penghargaan yang datang setelahnya.

Q: Kamu mengatakan dalam konpers awal kalau kamu khawatir pada karakter itu. Bagaimana kamu ingin menggambarkan gumiho-nya Shin Min Ah?
Shin: Pengetahuan umum tentang gumiho adalah makhluk menakutkan pemakan hati manusia. Aku ingin mengubah kesan itu. Mi-ho terlihat sedikit suram atau naïf, tapi aku pikir kalau aku menggambarkannya dengan cara seperti itu pada awal, nanti dia akan menjadi lebih menyedihkan. Aku bekerja keras tapi penulisnya membuat Mi-ho dapat disayangi dan dikasihi.

Q: Ending macam apa yang kamu inginkan?
Shin: Pada awalnya aku pikir akan bagus bila memiliki sad ending. Aku pikir akan bagus menutupnya dengan pengorbanan tragis Mi-ho. Tapi ketika kita berjalan terus, semua orang menginginkan happy ending dan penonton sangat senang ketika Dae-woong dan Mi-ho mengakhiri drama ini dengan senyuman.

Q: Untuk memerankan Mi-ho, apa kamu menambahkan sikapmu sendiri?
Shin: ‘Ah, Enak!’ Itu yang aku tambahkan. Aku hanya mengucapkannya seperti orang idiot, tapi penulis menyukainya jadi mereka menambahkannya sering2. Aku tidak memikirkannya dengan menimbang-nimbang – aku hanya berpikir jika aku Mi-ho, aku akan melebih-lebihkan seperti itu.

Q: Apa ada kesamaan antara Mi-ho dan dirimu?
Shin: Gaya ekspresi Mi-ho sangat berlebihan dan sangat jujur. Aku juga cenderung dalam ekspresiku. Dalam hal tersebut, kami mirip. Tapi aku tidak jujur hingga ke titik mengatakan segalanya dengan bodohnya.

Q: Apa kamu benar-benar menyukai daging sapi?
Shin: Selama syuting aku banyak sekali makan daging sapi yang bagus. Aku sangat-sangat menyukai daging sapi sebenarnya. Aku sempat bosan pada daging sapi di pertengahan, tapi aku sangat suka daging sapi jadi berusaha melewatinya.

Q: Lee Seung Gi mengatakan kalau berciuman denganmu adalah ciuman terbaik dalam hidupnya. Tapi kamu kelihatannya berpikir itu tidak terlalu special.
Shin: Apa aku bilang begitu? Aku pasti mengatakannya sebelumnya, tentang ciuman yang pertama saat bertukar manik-manik. Setelah itu, ketika Dae-woong dan Mi-ho benar2 saling menyukai dan berciuman, aku terjebak dalam perasaan Mi-ho dan menyukainya sama seperti Mi-ho. Penonton menunggu sangat lama untuk Dae-woong dan Mi-ho berciuman, tapi semakin lama mereka menunggu mereka jadi menyukai ciuman yang pertama. Dari sudut pandang Mi-ho, itu adalah saat kebahagiaan yang tiada akhir baginya, kurasa.

Q: Bagaimana chemistry dengan Lee Seung Gi?
Shin: Kami harus syuting dengan sangat cepat, jadi rasanya akan sulit bila kami tidak bekerja sama dengan baik. Tapi kami langsung cocok dari awal, jadi aku sangat nyaman.

Q: Seberapa dekat kalian sebenarnya?
Shin: Kami sangat dekat. Sebelumnya, aku bekerja dengan orang yang lebih tua dariku tapi Seung-gi lebih muda dariku dan melakukan debutnya setelahku… jadi aku dengan leluasa memintanya untuk berlatih dialog denganku. Kami nyaman satu sama lain, jadi reaksi kami bagus dan aku rasa karena itulah orang2 banyak yang menyukai Hoi Couple.

Q: Kamu mendapatkan kepercyaan diri dari memainkan gumiho.
Shin: Aku tidak tahu kalau hal itu akan terjadi. Tapi aku bahkan berpikir aku akan mencoba bermain komedi secara penuh. Aku bukan orang yang lucu sebelumnya. Tapi aku merasa senang di lokasi syuting. Dan aku mengalami kesulitan mengekspresikan diriku secara langsung. Tapi sikap terus terang Mi-ho membuatku sadar kalau rasanya indah dan sehat mengekspresikan emosimu.

Source: dramabeans

2 thoughts on “Sehari Bareng Shin Min Ah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s