Kim Yushin

Belakangan ini, sebagian besar masyarakat Indonesia sedang kecanduan nonton serial drama Korea The Great Queen Seon Deok (QSD). Serial ini memang oke banget. Intrik politiknya cocok banget sama suasana perpolitikan dalam negeri yang lagi memanas (beneran gitu nggak sih???). But, do you know that this drama is based on true story? Let’s figure it out!

Dalam sejarah korea, memang pernah tercatat nama Ratu Seon Deok. Ratu ini memerintah Kerajaan Silla dari tahun 632 hingga 647. Kim Chun Chu juga bukan tokoh fiktif. Lalu, bagaimana dengan Kim Yushin, hwarang yang dicintai Putri Deok Man? Tokoh ini memang bukan tokoh fiktif.

Uhm Tae Woong memerankan Kim Yushin dalam QSD

Kim Yushin merupakan seorang jenderal di Kerajaan Silla sekitar abad ke 7. Beliau dilahirkan pada tahun 595 di Gyeyang. Kim Yushin yang merupakan putra dari Jenderal Kim Seohyeon dan Putri Manmyeong (Putri Raja Jinheung), dianggap sebagai salah satu jenderal terbesar dalam sejarah bangsa Korea. Di usianya yang baru 15 tahun, Kim Yushin sudah menjadi Hwarang dan pada usia 18 tahun, beliau menjadi Gukseon (pemimpin Hwarang). Pada usia 34, Kim Yushin adalah pemegang komando penuh pasukan bersenjata Silla.

Kim Yushin memiliki keyakinan bahwa Baekje, Goguryeo, dan Silla (tiga kerajaan di semenanjung Korea) seharusnya bersatu sebagai sebuah negara. Hal inilah yang diupayakan Jenderal Kim Yushin sepanjang hidupnya. Dengan bantuan pasukan Kerajaan Dinasti Tang (China), Kim berhasil mewujudkan keyakinannya tersebut. Pada tahun 660, Baekje berhasil dikalahkan dalam pertempuran paling terkenal sepanjang zaman yaitu Pertempuran Hwangsanbeol. Sementara itu, Goguryeo dapat ditaklukkan pada tahun 668.

Kim Yushin

Banyak cerita yang beredar seputar Kim Yushin. Diceritakan bahwa suatu waktu Kim pernah diperintahkan untuk menaklukkan tentara pemberontak. Akan tetapi, pasukan Kim Yushin menolak untuk memerangi tentara tersebut sebab mereka melihat sebuah bintang besar jatuh dari langit dan menganggap hal tersebut sebagai pertanda buruk.

Lalu, apa yang dilakukan Jenderal Kim Yushin? Sang jenderal menggunakan layang-layang untuk membawa sebuah bola api ke angkasa untuk mendapatkan kembali kepercayaan pasukannya. Pasukan yang melihat bola api itu mengira bahwa bintang jatuh tersebut kembali ke angkasa dan mereka pun bersatu padu mengalahkan para pemberontak.

Statue of Kim Yushin

Selain itu, Kim Yushin juga memakai layang-layang untuk berkomunikasi dengan pasukannya ketika mereka terpisah. Cerita lainnya adalah tentang pedang Jenderal Kim Yushin yang meloncat ke tangannya dengan sendirinya ketika sang Jenderal akan berkonfrontasi dengan So Jung Bang, Jenderal Dinasti Tang. Kejadian ini membuat So Jung Bang ketakutan. Ada juga cerita tentang tiga bidadari yang menyelamatkan Kim dari seorang mata-mata Goguryeo. Ketiga bidadari tersebut menyamar sebagai wanita biasa dan menggoda sang Jenderal hingga jatuh cinta pada ketiganya. Setelah berhasil membawa Kim Yushin ke tengah hutan, ketiga wanita itu kembali ke wujud semula dan memperingatkan Kim Yushin tentang mata-mata tersebut.

Makam Kim Yushin

Kim Yushin terkenal sangat dekat dengan keluarga kerajaan. Kim adalah sahabat dekat Kim Chun Chu (yang nantinya naik tahta menjadi Raja Silla dengan gelar Raja Taejong Muyeol). Jenderal Kim hidup hingga usia 78 tahun. Beliau meninggal pada tahun 673. Karena jasanya yang besar, Kim Yushin mendapatkan gelar kehormatan dan dimakamkan di kaki Gunung Songhwa dekat Gyeongju sebelah tenggara Korea dengan makam semegah makam raja-raja.

Daftar Pustaka:
en.wikipedia.org/wiki/kim_yushin
http://www.newworldencyclopedia.org/entry.kim_yushin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s